Mengenali Gejala dan Jenis Kanker Penis

Asuransi kesehatan- Hingga saat ini kanker masih menjadi salah satu jenis penyakit yang sangat berbahaya dan menimbulkan angka kematian yang tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kanker dapat saja menyerang berbagai macam bagian tubuh baik pria maupun wanita.

Salah satu bagian tubuh yang patutu diwaspadai karena rentan terkena serangan kanker adalah bagian alat kelamin pria yaitu penis. Namun, tak sedikit kasus kanker penis yang telat terdeteksi, karena penderitanya merasa malu atau takut untuk memeriksakan diri ke dokter.

Padahal, terlambatnya proses diagnosis dapat menurunkan peluang penderitanya untuk sembuh. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui gejala serta jenis-jenis kanker penis guna untuk mencegah terjadinya kanker penis sejak dini.

Gejala dan Jenis Kanker Penis

Berdasarkan hasil riset kesehatan yang telah ditelusuri, setidaknya terdapat beberapa macam jenis kanker penis seperti:

  • Karsinoma sel skuamosa (epidermoid), yaitu kanker yang biasanya muncul di bawah kulup.
  • Sarkoma, yaitu kanker yang terbentuk di jaringan, seperti pembuluh darah, otot, dan lemak.
  • Melanoma, yaitu kanker yang dimulai dari sel-sel yang memberi warna pada kulit.
  • Karsinoma sel basal yaitu kanker yang berada jauh di dalam kulit, tumbuh secara perlahan, dan biasanya tidak menyebar ke area tubuh lainnya.

Sementara untuk gejalanya sendiri, perlu untuk melakukan deteksi sejak dini untuk dapat mencegah penyebaran kanker ke bagian tubuh lain dan mempercepat proses pengobatan. Oleh karena itu, ada beberapa gejala kanker penis yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  • Luka di area penis yang tidak sembuh setelah 4 minggu
  • Muncul ruam pada penis
  • Perdarahan dari penis atau di bawah kulup
  • Keluar cairan dari penis yang berbau tidak sedap
  • Penebalan kulit penis atau kulup yang mengakibatkan kesulitan dalam menarik kulup
  • Perubahan warna pada kulit penis

Selain itu, gejala laninnya juga bisa terjadi seperti adanya benjolan di bawah kulit area selangkangan, kelelahan, sakit perut, dan penurunan berat badan secara drastis. Namun, beberapa gejala di atas tidak selalu mengindikasikan adanya kanker penis. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter jika merasakan salah satu dari gejala di atas agar bisa ditentukan penyebabnya dan ditangani dengan tepat.

Faktor Risiko Kanker Penis

Hingga saat ini, penyebab kanker penis belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker penis, seperti faktor umur di atas 60 tahun, belum pernah disunat, memiliki kebiasaan meroko dan penderita HPV dan AIDS.

Selain beberapa kondisi di atas, kanker penis juga dapat diderita oleh mereka yang tidak menjaga kebersihan tubuh serta tinggal di daerah dengan sanitasi yang buruk. Guna mencegah kanker penis, Anda disarankan untuk melakukan proses sunat dan menjalankan pola hidup yang sehat.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Mungkin Anda Menyukai