Asuransi kesehatan- Pada saat hamil tentunya bumil harus ekstra hati-hati dalam memilih jenis makanan yang hendak dikonsumsi karena dapat mempengaruhi janin yang sedang dikandungnya. Sehingga beberapa jenis makanan tidak disarankan untuk dikonsumsi saat hamil.
Namun informasi menegnai makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan pada saat hamil masih simpang siur. Pasalnya setiap wilayah memiliki keyakinan dan tradisi masing-masing. Misalnya saja jenis makanan cumi yang masih sering menjadi pertanyaan umum apakah aman untuk dikonsumsi pada saat hamil atau tidak.
Berikut merupakan fakta maupun kebenaran tentang mengkonsumsi cumi pada saat hamil yang perlu diketahui demi kesehatan bumil dan calon buah hati.
Konsumsi Cumi Saat Hamil
Berdasarkan dari kandungan yang terdapat didalam cumi sebenarnya aman-aman saja untuk dikonsumsi oleh ibu hamil asalakan dengan porsi yang wajar. Cumi tidak mengandung merkuri sehingga tidak akan berbahaya bagi kesehatan kandungan.
Dengan begitu, Bumil yang sedang ngidam makan cumi, tak perlu ragu lagi terhadap keamanannya, ya. Cumi tergolong aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi pada cumi, dapat mendukung pertembangan mata, otak, dan sistem saraf janin di dalam kandungan.
Selain itu, kandungan zat besi pada cumi juga dapat mencukupi kebutuhan sel darah merah Bumil dan janin, serta dapat mencegah terjadinya anemia. Untuk memastikan porsi yang tepat saat mengkonsumsi cumi, sebaiknya bumil tetap mengunjungi dokter.
Selain itu, Bumil juga perlu memperhatikan hal-hal berikut sebelum mengonsumsi cumi:
- Memilih cumi yang masih segar dan menghindari cumi yang sudah berubah warna, berlendir, dan beraroma tidak sedap.
- Cuci tangan sebelum mengolah cumi.
- Cuci bersih cumi dengan air yang mengalir.
- Masak cumi hingga benar-benar matang, misalnya dengan cara digoreng, ditumis, atau dipanggang.
- Cuci tangan dan bersihkan peralatan masak setelah mengolah cumi untuk mencegah kontaminasi kuman.
Untuk memastikan kesehatan dan pertumbuhan kandungan, sebaiknya bumil juga tetap mengkonsumsi berbagai jenis makanan bernutrisi lainnya serta mengatur waktu untuk berolahraga agar tidak stres. Yang lebih penting lagi adalah menghindari minuman beralkohol serta asap rokok.
Meskipun makanan cumi mengandung banyak gizi namun bumil harus memperhatikan reaksi yang ditimbulkannya setelah mengkonsumsi makanan laut tersebut. Terkadang cumi bisa menimbulkan reaksi alergi khususnya pada bumil yang memiliki riwayat alergi terhadap makanan laut.
Untuk memastikan kesehatan dan pertumbuhan kandungan, sebaiknya bumil juga tetap mengkonsumsi berbagai jenis makanan bernutrisi lainnya serta mengatur waktu untuk berolahraga agar tidak stres. Yang lebih penting lagi adalah menghindari minuman beralkohol serta asap rokok.

