Ketahuilah Jenis-jenis Penyakit Kulit Kaki

Asuransi kesehatan- Kulit merupakan salah satu organ tubuh yang paling sensitif. Sehingga tak jarang berbagai penyakit kulit ditemukan baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Berbagai jenis penyakit kulit juga memiliki penyebabnya masing-masing.

Namun yang paling umum biasanya disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit kulit di kaki dapat menimbulkan gejala berupa rasa nyeri dan munculnya ruam kemerahan, serta kulit kaki pecah-pecah dan mudah terkelupas.

Pada umumnya, keluhan tersebut bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, Anda tetap perlu waspada terhadap jenis penyakit kulit yang tak sembuh-sembuh atau semakin memburuk. Berikut merupakan beberapa jenis penyakit kulit.

Jenis-jenis Penyakit Kulit

1. Athlete’s foot

Athlete’s foot biasanya dikenal dengan penyakit kulit kutu air. seseorang dapat mengalami kutu air karena disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit ini biasanya dialami oleh mereka yang sering menghabiskan waktu di lingkungan yang basah dan lembap, seperti perenang, atau yang gemar melakukan sauna.

Untuk mengetahui apakah anda terkena kutu air adalah dengan mengetahui gejala yang biasanya muncul dan dirasakan, seperti ruam merah di telapak kaki, kulit pecah-pecah, dan melepuh.

2. Scabies

Selanjutnya adalah Scabies atau yang sering dikenal dengan kudis. Kudis ini adalah penyakit kulit di kaki yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabies. Sementara untuk gejalanya akan terasa gatal yang muncul di area tempat kutu bersembunyi dan semakin terasa gatal saat malam hari.

Scabies dapat menular dengan cepat melalui kontak fisik, sehingga perlu segera diobati. Penyakit ini umumnya ditangani menggunakan krim atau salep, seperti permethrin, yang dapat digunakan untuk membunuh kutu dan telur-telurnya.

3. Eksim dishidrotik

Eskim dishidrotik merupakan penyakit kulit yang umumnya terjadi di telapak kaki dan jari kaki. Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan eksim dishidrotik, yaitu paparan logam tertentu.

Adapun seseorang mengalami jenis penyakit kulit ini biasanya disebabkan karena kaki yang sering lembap. Sementara, gejala yang ditimbulkan penyakit ini adalah munculnya ruam berair di kaki yang terasa gatal atau panas, kemudian mengering dan bersisik hingga menyebabkan kulit pecah-pecah.

4. Blister

Selanjutnya adalah Blister yang disebabkan oleh seseorang yang berjalan kaki terlalu lama atau mengenakan alas kaki yang terlalu kecil. Selain itu, alas kaki yang lembvab dan kaki yang berkeringat juga bisa memunculkan blister. Blister bukanlah penyakit kulit di kaki yang serius dan dapat ditangani secara mandiri di rumah.

Sementara untuk lepuhan yang terbentuk di kaki dapat mengecil dengan sendirinya. Untuk menghindari rasa nyeri yang muncul akibat gesekan, Anda dapat menggunakan plester. Jika lepuhan sudah pecah, gunakan salep antibiotik dan menutupnya dengan perban untuk mencegah infeksi.

5. Mata ikan

Jenis penyakit kulit yang terakhir adalah mata ikan. Mata ikan adalah kondisi menebalnya kulit akibat gesekan atau tekanan berulang di kaki. Penyakit ini juga dapat terjadi akibat mengenakan sepatu yang terlalu sempit. Umumnya bersifat ringan dan ditandai dengan munculnya benjolan keras atau lunak pada kulit yang terasa sakit saat ditekan.

Sementara untuk penangannya anda dapat mengobatinya dengan salep antijamur. Selain itu, anda juga dapat membantu proses penyembuhan dengan rutin mencuci kaki menggunakan sabun tanpa pewangi dan hindari menggaruk bagian kaki yang sakit.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Mungkin Anda Menyukai