Fakta dan Mitos Bahaya Konsumsi Kopi Saat Perut Kosong

Asuransi kesehatan- Kopi sedari dulu memang telah sangat populer di berbagai kalangan masyarakat, bahkan cara penyajiannya pun sangat beragam. Namun demikian, terdapat juga berbagai perdebatan seputar kopi, milai dari waktu yang tepat minum kopi atau jumlah kopi yang baik untuk tubuh tanpa menggangu kesehatan.

Hal tersebut karena kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Bagi sebagian orang, kopi bahkan dijadikan asupan pertama di pagi hari sebelum mengonsumsi makanan. Namun, apakah minum kopi saat perut kosong aman bagi kesehatan?

Minum kopi di pagi hari memang bisa membawa beragam manfaat bagi tubuh, seperti meningkatkan mood dan energi. Selain itu, minum kopi juga bisa membantu menghalau rasa kantuk. Manfaat-manfaat itulah yang menjadi alasan mengapa sebagian orang mengonsumsi kopi di pagi hari, termasuk saat perut masih kosong.

Fakta Mitos Minum Kopi 

Gangguan Pencernaan

Adapun perdebatan yang menjadi pembahasan utama mengenai dampak kopi adalah saat perut kosong dianggap dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan, seperti mual, mulas, maag. Hal tersebut diduga disebabkan oleh rasa pahit pada kopi yang dapat merangsang produksi asam lambung. Saat tidak ada makanan, maka asam lambung dipercaya akan mengiritasi lapisan perut.

Hingga saat ini, masih belum ada penelitian yang secara pasti menemukan hubungan antara minum kopi saat perut kosong dengan risiko terjadinya masalah pencernaan. Namun, pada orang yang sensitif terhadap kafein, minum kopi memang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, terlepas dari apakah ia meminumnya saat perut kosong maupun tidak.

Meningkatkan Hormon Stres

Adapun hormon kristol ataupun yang biasa disebut dengan hormon stres adalah hormon yang berperan untuk mengatur suasana hati, motivasi, dan rasa takut. Hormon ini juga mengatur metabolisme, tekanan darah, dan kadar gula darah. Secara alami, kadar hormon kortisol akan meningkat pada saat bangun tidur dan fase awal tidur.

Sementara apabila kadarnya berlebihan, hormon kortisol bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan tidur, hingga gangguan mood (suasana hati). Sehingga minum kopi memang bisa menyebabkan peningkatan sementara kadar hormon kortisol. Tetapi, penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsinya setelah makan pun tidak mengurangi produksi hormon tersebut.

Oleh sebab itu, tetap perlu membatasi konsumsi kopi, yaitu maksimal 4 cangkir per harinya. Selain itu, meski hingga saat ini kebanyakan penelitian menyebutkan bahwa konsumsi kopi dengan perut kosong bukanlah sebuah masalah, sebaiknya kamu tetap memperhatikan respons tubuhmu terhadap konsumsi kopi.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Mungkin Anda Menyukai