Asuransi Kesehatan- Selama sebulan penuh umat islam sedang melaksanakan ibadah puasa, berbagai penyesuaian dalam sistem masyarakat biasanya kerap menimbulkan cerita sendiri, seperti perdebatan akan jadwal buka rumah makan, dan bangunin orang sahur dipagi hari dan baru-baru ini munculnya terminologi ‘war takjil’ yang sangat hangat diperbincangkan di media.
Selain itu, berbagai perubahan kesehatan juga tentunya cukup mewarnai bagi mereka yang sednag berpuasa, misalnya saja mual. Mengalami mual saat puasa tentunya mengganggu kenyamanan. Apalagi, tak jarang mual juga disertai muntah yang membuatmu terpaksa membatalkan puasa. Supaya tak lagi mengganggu puasamu, simak dulu penyebab mual saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya.
Perubahan pola makan selama puasa bisa menyebabkan perubahan pada pencernaan dan metabolisme tubuh, sehingga keluhan mual bisa muncul. Sering kali, mual saat puasa ini muncul pada awal bulan Ramadan. Hal ini karena tubuh masih menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan yang drastis, seperti jadwal makan, serta jenis dan porsi makanan.
PenyebabMual Pada Saat Puasa
1. Asam lambung naik
Bahkan pada sat berpuasa lambung tidak berhenti memproduksi asam lambung untuk memecah makanan. Karena tak ada makanan yang masuk ke tubuh, asam ini tidak digunakan dan akhirnya menumpuk di lambung. Nah, terlalu banyak asam di lambung dapat menyebabkan asam lambung naik yang ditandai dengan mual. Selain mual, naiknya asam lambung juga menyebabkan lidah terasa asam dan dada terasa perih. Keluhan ini bisa terasa lebih berat pada orang yang memiliki penyakit maag atau GERD.
2. Kekurangan cairan tubuh
Mual merupakan salah satu gejala dehidrasi. Maka, tak mengherankan bila kamu mengalami mual saat berpuasa, sebab tubuh tidak mendapatkan cukup cairan sejak Subuh hingga waktu berbuka tiba. Belum lagi, dehidrasi juga menyebabkan mulut terasa asam yang membuat rasa mual makin parah.
3. Makan berlebihan saat sahur dan berbuka
Seharian menahan haus dan lapar terkadang membuat lapar mata. Alhasil, segala jenis hidangan yang tersaji di meja akan dicoba, tanpa membatasi porsinya. Pola makan tidak sehat inilah yang kemudian memicu munculnya mual saat puasa. Pasalnya, makan berlebihan saat sahur dan berbuka bisa menyebabkan asam lambung naik. Rasa mual kian memburuk bila kamu langsung berbaring setelah makan.
4. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak
Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, juga bisa menyebabkan mual saat puasa. Soalnya, makanan berlemak memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna oleh lambung, yang mana hal ini bisa menimbulkan perut kembung, nyeri lambung, dan mual.
5. Kadar gula darah rendah
Mual saat puasa juga bisa disebabkan oleh kadar gula darah yang rendah. Ketika gula darah rendah, tubuh membutuhkan asupan makanan untuk membuatnya kembali stabil. Otak kemudian memerintahkan lambung untuk menghasilkan hormon ghrelin, yang menimbulkan rasa lapar dan menghasilkan asam lambung, supaya tubuh mendapatkan asupan makanan.

