Asuransi Kesehatan- Isu tentang penyebaran cacar monyet mulai merebak di Tanah Air. Hal ini juga telah dikonfirmasi dengan ditemukannya pasien pertama yang mengalami infeksi cacar monyet dan langsung viral di media sosial.
Untuk melindungi diri dari cacar monyet ini, anda perlu mengenali ciri-cirinya terlebih dahulu. Aapun ciri-ciri cacar monyet berbeda pada setiap fasenya. Pada fase awal, gejala cacar monyet bisa mirip dengan flu biasa, sehingga mungkin banyak yang tidak menyadarinya.
Setelah beberapa hari, barulah muncul ruam atau bintil bernanah yang kemudian akan menetap hingga beberapa hari dan menimbulkan koreng, hingga akhirnya sembuh. Cacar monyet atau monkeypox (mpox) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia, serta antara sesama manusia.
Fase Awal Cacar Monyet
Untuk fasa inkubasi virus cacar monyet adalah 1–2 minggu. Jadi, tubuh penderitanya baru mengalami ciri-ciri cacar monyet dalam waktu sekitar 1–2 minggu setelah terpapar virus monkeypox. Gejala atau ciri-ciri cacar monyet yang pertama muncul umumnya mirip dengan gejala flu biasa, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan menggigil.
Orang yang mengalami cacar monyet akan mengalami gejala lanjutan berupa ruam atau bintil berisi nanah pada kulit dalam 1–3 hari setelah gejala di atas muncul. Jadi, bila kamu mengalami gejala seperti flu tetapi tidak disertai ruam atau bintil nanah pada hari berikutnya, hal tersebut kemungkinan besar bukan cacar monyet.
Kemudian adalah fase kemunculan ruam. Adapun ruam yang merupakan ciri-ciri cacar monyet biasanya muncul di wajah, lalu meluas ke telapak tangan, telapak kaki, mulut, alat kelamin, dan mata. Ruam yang merupakan ciri-ciri cacar monyet ini bisa berubah sesuai tahap perjalanan penyakitnya.
Berikut ini adalah ciri-ciri cacar monyet dilihat dari ruam yang muncul. Pada awalnya, muncul ruam atau bercak setelah 1–3 hari terjadinya demam. Setelah 1–2 hari sejak munculnya ruam, akan muncul bentol-bentol di kulit. Kemudian sekitar 1–2 hari kemudian, bentol akan membesar dan berisi cairan bening .
Setelah 1–2 hari sejak munculnya bentol berisi cairan bening, akan muncul nanah di dalam bentol sehingga menimbulkan benjolan mirip bisul. Bisul bernanah ini akan pecah dalam kurun waktu 5–7 hari dan membentuk koreng.
Sejak munculnya demam dan ruam hingga koreng, pasien cacar monyet harus membatasi kontak erat dengan orang lain. Ini karena pada masa-masa ini, pasien berisiko tinggi menularkan cacar monyet ke orang lain. Ciri-ciri cacar monyet, mulai sejak munculnya gejala yang menyerupai flu hingga hilangnya ruam ini, bisa berlangsung selama 2–4 minggu.
Penderita cacar monyet bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis setelah 2–4 minggu. Namun, ketika mengalami gejala atau ciri-ciri cacar monyet, pasien tetap perlu memeriksakan diri ke dokter, ya. Hal ini penting dilakukan agar dokter bisa memastikan diagnosis cacar monyet maupun kondisi lainnya.

