Asuransi kesehatan- Adapun maslaah diare pada umumnya disebabkan oleh infeksi, baik bakteri maupun virus. Kondisi ini bisa mengakibatkan tubuh kehilangan cairan, sehingga berisiko mengalami dehidrasi. Jika dehidrasi tidak segera ditangani, kondisi ini sangatlah berbahaya dan bisa mengancam nyawa.
Sehingga semua orang tentunya berisiko terkena penyakit dengan gejala tinja berbentuk cair ini. Namun, orang yang mengalami kekurangan gizi atau penyakit dalam tertentu biasanya memiliki risiko lebih tinggi terkena diare berat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah diare agar senantiasa terhindar dari penyakit ini.
Tips Atasi Diare
1. Cuci tangan hingga bersih
Menjaga kebersihan tangan merupakan cara paling umum dan paling mudah untuk mencegah diare. Pastikan Anda mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, sebelum menyuapi anak, sebelum dan sesudah mengurus orang sakit, setelah keluar dari kamar mandi, dan setelah mengganti popok.
2. Konsumsi air minum yang higienis
Kemudian mengkonsumsi air yang bersih dan higenis. Bila Anda menggunakan air keran untuk konsumsi atau keperluan memasak sehari-hari, pastikan Anda telah merebusnya terlebih dahulu hingga mendidih. Jika Anda menggunakan air kemasan untuk minum, pastikan kemasannya tidak rusak dan airnya tidak berbau.
3. Olah makanan hingga matang
Selanjutnya perlu untum memastikan Anda telah mengolah makanan dengan benar. Masaklah makanan, seperti ayam, ikan, dan daging merah hingga matang. Selain itu, selalu cuci buah dan sayuran hingga bersih dengan air mengalir sebelum diolah dan dikonsumsi, bukan menggunakan air yang ditampung.
4. Hindari Makanan Pemicu Diare
Cara mengatasi gejala diare yang terakhir adalah dengan menghindari berbagai makanan yang bisa memperparah diare. Makanan yang harus dihindari termasuk makanan yang pedas, berminyak, dan yang mengandung pemanis buatan (permen, minuman kemasan, dsb).
Apabila Anda sudah melakukan cara mencegah diare di atas, tetapi diare masih sering terjadi atau tak kunjung sembuh, sebaiknya konsultasikan ke dokter terdekat. Apalagi jika diare sudah berlangsung lebih dari seminggu atau disertai gejala lain, seperti terdapat darah pada feses, demam, dan muntah terus-menerus.

