7 Perbedaan BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan terbaik – Mungkin kamu sering mendengar tentang BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan yang menawarkan layanan perlindungan kesehatan. Tentunya kamu bingung mau memilih yang mana bukan, nah oleh sebab itulah kamu boleh membaca 7 Perbedaan BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan untuk tahu lebih lanjut. Masing-masing pastinya memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri.

1. Biaya Premi

Dalam segi biaya premi, bisa dikatakan bahwa asuransi kesehatan akan lebih membebani. Dikarenakan biaya premi asuransi kesehatan akan lebih besar jika menginginkan layanan yang lebih baik saat masuk rumah sakit. Selain itu, biaya premi asuransi kesehatan akan lebih besar dalam beberapa kondisi seperti jika kamu berumur 50 tahun akan lebih mahal dari yang 20 tahun. Selain itu biaya premi asuransi kesehatan meningkat jika kamu perokok. Sementara biaya premi untuk BPJS kesehatan amat terjangkau, terutama yang sudah berumur karena akan ditanggung pemerintah.

2. Manfaat

Untuk manfaat, asuransi kesehatan amat terfokus di perawatan di rumah sakit. Berbagai layanan seperti operasi, ruang inap, kunjungan dokter, obat, ambulan, jaminan kematian, dan lain-lain, namun biaya lainnya yang di luar pelayanan rumah sakit tidak termasuk seperti rawat inap. Sementara BPJS kesehatan mencakup hampir semua masalah kesehatan seperti rawat jalan, rawat inap, gigi, optik dan imunisasi. Dalam segi manfaat, bisa dikatakan BPJS kesehatan jauh lebih lengkap daripada asuransi.

3. Persyaratan

Jika dibandingkan persyaratan untuk bisa masuk BPJS kesehatan dan asuransi kesehatan, asuransi kesehatan jelas lebih menyulitkan. Sebelum bisa masuk asuransi, kamu harus melakukan medical check up terlebih dahulu, termasuk anggota keluarga yang tertanggung dalam asuransi. Ini dilakukan untuk mengecek penyakit bawaan atau turunan, yang bila ditemukan biasanya tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi atau bisa ditanggung dengan syarat tertentu. Sementara BPJS tidak memerlukan untuk medical checkup karena semua penyakit akan ditanggung.

4. Proses Klaim

Untuk proses, bisa dikatakan BPJS agak menyusahkan. BPJS memerlukan kamu untuk rujukan dulu, barulah BPJS akan menunjukan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Setelah itu pun, ada antrian panjang bagi pengguna BPJS. Sementara untuk pengguna asuransi tidak lama sama sekali, karena langsung dan cepat. Sehingga bisa dikatakan pelayanan dari asuransi kesehatan lebih cepat dan mudah.

5. Pilihan Rumah Sakit

Ditambah lagi untuk pilihan rumah sakit BPJS cukup terbatas, dimana kamu hanya bisa menggunakan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Ditambah lagi kamu hanya bisa berobat ke rumah sakit yang ditunjuk oleh BPJS. Jika kamu tidak sesuai dengan rumah sakit yang BPJS tunjuk, maka perlu menunggu 3 bulan lagi sebelum bisa merubah rumah sakit rujukan. Sistem rujukan tidak berlaku hanya pada saat darurat, jadi jika kamu sakit saat di luar kota tidak bisa menggunakan BPJS. Sementara dengan asuransi kesehatan, kamu tidak perlu khawatir karena bisa berobat dimana pun bahkan rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut.

6. Batas Wilayah

Batas wilayah merupakan salah satu poin jelek dari BPJS. Dikarenakan BPJS hanya terbatas di Indonesia saja, sehingga sama seperti poin di atas, jika kamu sakit di luar negeri maka semua biaya perlu kamu tanggung sendiri. Dibandingkan dengan kebanyakan asuransi kesehatan yang bakalan menanggung kamu hingga luar negeri.

7. Asuransi Jiwa

Tidak seperti asuransi kesehatan yang sudah sepaket dengan asuransi jiwa, BPJS tidak akan bisa mendapatkan fasilitas asuransi jiwa.

Baca Juga: 4 Fakta Klaim Asuransi Kesehatan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Mungkin Anda Menyukai