Asuransi Kesehatan- Kelabang merupakan salah satu jenis serangga berbahaya yang kerap kali ditemukan di berbagai wilayah hutan hujan tropis seperti Indoneonesia. Sehingga keberadaan kelabang ini kerap menjadi ancaman bagi anak-anak maupun orang dewasa. Digigit kelabang dapat menimbulkan nyeri, bengkak, gatal, dan kemerahan di area yang tergigit. Jika keluhan tidak parah dan tidak timbul tanda-tanda komplikasi, luka akibat digigit kelabang dapat ditangani dengan perawatan di rumah.
Kelabang atau lipan bukanlah serangga yang agresif terhadap manusia. Meskipun demikian, serangga ini tidak segan untuk menggigit dan melepaskan racun saat dirinya merasa terancam. Pada dasarnya, racun dari gigitan kelabang tidaklah berbahaya. Namun, jika tidak cepat diobati, gigitan kelabang bisa menimbulkan reaksi alergi ringan hingga berat. Gigitan kelabang dapat diidentifikasi dengan dua titik kemerahan yang membentuk huruf “V”.
Sementara itu, gejala akibat digigit kelabang pada setiap orang tidaklah sama. Rasa sakit yang ditimbulkan bisa bervariasi, tergantung pada banyaknya racun yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini adalah gejala umum yang timbul ketika digigit kelabang seperti nyeri di pada area yang digigit kelabang, Kemerahan, Bengkak, Gatal dan sensasi kulit terbakar. Gejala digigit kelabang tersebut biasanya akan hilang dalam beberapa jam atau hari. Namun, pada kasus yang lebih parah, gigitan kelabang dapat menyebabkan anafilaksis atau reaksi alergi berat.
Cara Mengatasi Gigitan Kelabang
Cara untuk mengatasi gigitan dari kelabang tentunya langsung pergi ke dokter menjadi pilihan bijak untuk saat ini. Dokter tentunya sangat tepat dijadikan sebagai bentuk penanganan pertama. Namun, jika keluhan tidak parah dan tidak tampak tanda-tanda komplikasi, Anda masih bisa menangani luka akibat digigitan kelabang dengan perawatan di rumah. Berikut ini adalah penanganan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gigitan kelabang, seperti membersihkan luka dengan air mengalir.
Adapun Mersihkan luka bekas gigitan dengan air mengalir dan sabun untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi. Hindari membersihkan luka digigit kelabang dengan alkohol. Kemudian kompres atau rendam bagian tubuh dengan air hangat. Setelah luka dibersihkan, rendam atau kompres bagian tubuh yang digigit kelabang dengan air hangat. Hal ini dilakukan untuk membuka pori-pori kulit sehingga racun kelabang dapat dikeluarkan secara perlahan.
Setelah itu, kompres bagian tubuh yang digigit kelabang dengan air dingin selama 10 menit untuk mengurangi rasa gatal, nyeri, dan bengkak. Selanjutnya adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan dari dokter. Anda juga bisa mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas seperti obat antihismtain dan obat antiinflamasi nonsteroid untuk membantu meredakan gejala yang ditimbulkan oleh gigitan kelabang.

