AsuransiKesehatan- Berbagai masalah kesehatan pada kulit dapat dialami oleh berbagai orang dengan berbagai faktor seperti kuman dan lingkungan. Salah satunya adalah kulit manis. Darah manis di kaki biasanya diawali dengan rasa gatal yang menggoda untuk digaruk, sehingga muncul luka. Kondisi yang dapat mengusik penampilan ini dapat diatasi dengan bantuan dari dokter.
Adapun darah manis di kaki tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Namun, dokter meyakini bahwa kondisi yang dalam istilah medis dikenal sebagai prurigo ini terjadi akibat gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan saraf di kulit. Gangguan tersebut menyebabkan peningkatan rasa gatal yang memicu keinginan untuk menggaruk kaki.
Selain itu, memiliki riwayat masalah kulit lain, seperti dermatitis atopik (eksim), dermatitis kontak, psoriasis, dan kudis, juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami darah manis di kaki. Darah manis di kaki tersebut biasanya dimulai dengan kulit gatal yang intens dan bertahan lama atau datang dalam waktu singkat. Namun, bagi sebagian penderitanya, gejala darah manis di kaki biasa diawali dengan kulit yang terasa perih atau seperti terbakar.
Atasi Darah Manis
1. Salep atau krim antigatal
Adapun yang pertama adalah mengoleskan salep atau krim antigatal diberikan untuk meredakan gatal akibat darah manis di kaki. Dokter dapat merekomendasikan beberapa salep atau krim yang mengandung emolien, mentol, fenol, pramoksin, atau capsaicin.
2. Krim antiradang
Berikutnya adalah krim atau salep antiradang. Apabila salep atau krim antigatal tidak dapat mengatasi gatal, dokter juga akan meresepkan obat calcipotriol, pimecrolimus, tacrolimus, atau clobetasol. Obat-obatan ini akan meredakan peradangan penyebab ruam dan gatal pada penderita darah manis di kaki.
3. Meresepkan obat-obatan
Selain meresepkan salep atau krim di atas, dokter juga dapat meresepkan obat minum untuk meringankan gatal dan ruam akibat peradangan pada penderita darah manis di kaki. Beberapa obat tersebut meliputi kortikosteroid, antihistamin, dan imunosupresan.
4. Menyarankan fototerapi
Benjolan yang pecah akibat digaruk terkadang menimbulkan bintik-bintik hitam yang sulit hilang. Jika hal ini terjadi, dokter dapat merekomendasikan fototerapi (terapi cahaya) untuk mengatasinya.
Fototerapi dilakukan dengan cara memaparkan sinar ultraviolet (UV) secara langsung pada kulit yang menghitam. Dengan begitu, bekas luka akibat darah manis di kaki dapat hilang sepenuhnya.
5. Menyarankan cryosurgery
Jika berbagai perawatan sebelumnya tidak juga dapat mengatasi darah manis di kaki, dokter akan menyarankan cryosurgery. Perawatan ini dilakukan dengan cara mengoleskan zat yang sangat dingin, seperti nitrogen cair, ke benjolan atau kulit yang terasa gatal. Dengan begitu, rasa gatal akibat darah manis di kaki dapat teratasi dan benjolan pun berkurang.
