Asuransi kesehatan- Bulan ibadah puasa ditengah-tengah pandemi memang sangat beresiko untuk terkena virus dan bakteri penyakit lainnya jika tubuh sedang lemah. Tubuh lemas biasanya dialami saat fase awal atau di minggu-minggu pertama puasa. Kondisi ini bisa terjadi karena proses adaptasi dari penurunan kadar gula darah di tubuh yang membuat seseorang menjadi tidak berenergi.
Beberapa orang juga dapat mengeluhkan susah tidur saat berpuasa yang menyebabkan munculnya rasa lelah di siang hari. Walaupun tidak selalu berbahaya, tubuh lemas juga bisa menjadi pertanda dehidrasi. Jika disebabkan oleh dehidrasi, umumnya tubuh lemas akan disertai dengan gejala lain, seperti rasa haus yang berlebihan, mulut kering, kulit kering, tidak buang air kecil atau urine berwarna kuning tua, sakit kepala, dan kram otot.
Sebenarnya, selama dilakukan dengan cara yang tepat, puasa justru dapat mengurangi rasa lelah. Bahkan, menjalani puasa juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan menjaga mood tetap baik. Agar supaya tubuhmu tidak lemas saat puasa dan bisa beraktivitas seperti biasanya, lakukanlah cara-cara berikut ini.
Tubuh Kuat Saat Puasa
1. Susun pola tidur
Pola tidur yang baik menjadi salah satu kunci utama agar tidak lemas saat puasa. Oleh karena itu, hindari begadang dan tidurlah tidak kurang dari 4 jam setiap malamnya. Supaya tidur lebih nyenyak, buatlah suasana tidur menjadi lebih nyaman, seperti meredupkan lampu dan atur suhu kamar tetap sejuk.
2. Pola Makan
Pastikan setiap makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa mengandung nutrisi seimbang, termasuk karbohidrat kompleks, protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang akan menjaga dan memperkuat imunitas tubuh serta mengatasi lelah saat puasa.
Beberapa jenis makanan yang bisa kamu pilih adalah daging, gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan tahu. Makanan ini tergolong lebih lambat dicerna oleh tubuh, sehingga dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama. Namun, perlu diingat, jangan makan secara berlebihan. Makan melebihi porsi normal berisiko menyebabkan lemas, perut kembung, hingga peningkatan berat badan.
3. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Tubuh yang terhidrasi tentunya akan membuatmu lebih fit dan berenergi selama puasa. Jadi, cukupilah kebutuhan minum air kecil kurang lebih sebanyak 2–3 liter atau 8 gelas setiap harinya. Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa, kamu bisa mencukupi kebutuhan cairan dengan menggunakan rumus 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas di waktu sahur.
4. Lakukan olahraga secara rutin
Berolahraga saat puasa jika dilakukan dengan benar bisa membuat otot-otot tubuh lebih kuat dan membantumu lebih berenergi menjalani aktivitas sehari-hari. Saat puasa, kamu bisa pilih jenis olahraga yang intensitasnya rendah, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga. Lakukan dengan rutin selama 30 menit sehari, 3–5 kali seminggu.

