Dampak Jangka Panjang Mengkonsumsi Obat Tidur

Asuransi Kesehatan- Tidur merupakan cara beristirahat yang sangat penting demi mempertahankan kesehatan tubuh seseorang.

Pihak dokter di seluruh dunia menganjurkan untuk setidaknya memiliki waktu untuk tidur selama tujuh hingga delapan jam per hari.

Namun, tak sedikit pula orang yang memiliki kesulitan untuk tidur. Masalah ini bisa saja disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan beraktivitas hingga larut malam.

Ketika seseorang tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, maka orang tersebut bisa stres dan mulai mengalami berbagai penyakit.

Untuk menghindari hal tersebut dan untuk bisa beraktivitas dengan fit keesokan harinya banyak orang yang memutuskan untuk mengkonsumsi obat tidur.

Obat tidur tersebut tentunya dapat membantu seseorang untuk memiliki waktu tidur yang cukup, namun berikut merupakan dampaknya dalam penggunaan jangka panjang.

Dampak Buruk Obat

Tidur

1. Parasomnia

Penggunaan obat tidur dalam jangka panjang dapat menyebabkan Parasomnia, yaitu gangguan atau masalah perilaku yang muncul saat seseorang sedang tidur.

Bahkan dalam kasus yang lebih parah, orang yang menderita parasomnia bisa mengalami gangguan tidur berjalan atau tertidur saat berbicara dan makan.

2. Alergi

Dampak berikutnya adalah dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.

Sehingga pada saat menggunakan obat tidur, Anda perlu mewaspadai dan mengenali gejala alergi obat yang dapat muncul, seperti:

  • Kulit terasa gatal serta muncul bentol dan ruam
  • Mual
  • Sakit perut
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri dada
  • Sulit menelan
  • Pusing
  • Pingsan
  • Bengkak pada mata, bibir, lidah, dan tenggorokan

3. Ketergantungan

Mengkonsumsi obat tidur haruslah melalui resep dokter guna mengukur dosis yang sesuai. Apabila anda mengkonsumsi nya dalam jangka panjang maka dapat menyebabkan ketergantungan.

Obat tersebut hanya membantu Anda untuk mengatasi masalah tidur dalam jangka pendek, sehingga anda tetap harus menjalankan pola hidup sehat.

Dalam kasus orang yang kecanduan dapat mengalami berbagai gejala, seperti pusing atau vertigo dan sulit untuk fokus.

4. Penurunan fokus dan daya ingat

Dampak buruk lain dari penggunaan obat tidur dalam jangka panjang adalah penurunan daya ingat dan fokus atau bahkan hilang ingatan.

Hal ini dapat mengganggu kualitas hidup dan membuat orang yang mengalaminya menjadi sulit untuk bekerja atau menjalani aktivitas sehari-hari.

Cara Memperbaiki Kualitas Tidur

Disamping mengonsumsi obat tidur, Anda juga bisa mengatasi insomnia dengan menerapkan kebiasaan tidur yang baik.

Berikut merupakan beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar bisa lebih mudah tertidur dan tidur dengan nyenyak:

  • Buat jadwal tidur dan bangun yang teratur dan sama setiap hari.
  • Hindari konsumsi kafein di sore atau malam hari.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol sebelum tidur.
  • Lakukan olahraga secara rutin, tapi usahakan untuk tidak berolahraga menjelang waktu tidur.
  • Tidurlah dalam suasana yang gelap, sejuk, dan tenang.
  • Jauhkan diri dari perangkat elektronik setidaknya 2 jam sebelum tidur.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Mungkin Anda Menyukai